Anak-Anak Hijau Woolpit
Gimana kalau tiba-tiba kita bertemu dengan mahkluk berwarna hijau? Pastinya, bakalan terkejut dan merinding melihatnya. Eh, kejadian ini konon terjadi di Desa Woolpit, Inggris, lho. Sejumlah warga mengaku bertemu dengan anak-anak yang kulitnya berwarna hijau.
Pertemuan dengan The Green Childern of Woolpit ini terjadi pada abad ke-12. Tepatnya, pada masa pemerintahan Raja Stephen. Saat itu, warga yang tinggal di sebuah desa kecil di daerah Sufflok sedang menggali parit untuk jebakan serigala (Wolfpit). Tiba-tiba pada suatu malam, ada dua orang anak kecil yang merangkak keluar dari parit tersebut.
Anehnya, anak laki-laki dan perempuan tersebut berbicara menggunakan bahasa yang tidak dikenali penduduk setempat. Pakaian yang mereka kenakan pun tampak nggak lazim. Mereka berpakaian seperti manusia dari masa lampau dan terlihat lusuh. Yang paling mencengangkan adalah warna kulit mereka yang seperti lampu hijau berpendar. Sedihnya, mereka berusaha berkomunikasi dengan para warga, tapi tidak ada satu pun yang mengerti. Hal ini membuat kedua anak hijau tersebut sedih.
Akhirnya, makhluk hijau tersebut dibawa ke rumah Sir Richard de Calne. Keduanya dirawat di kediaman tuan tanah tersebut. Setelah hampir setahun berada di sana, salah satu dari Anak Hijau meninggal dunia akibat sakit. Namun, Anak Hijau yang perempuan berhasil bertahan hidup. Konon, seiring usianya bertambah. Warna hijau dalam kulitnya menghilang. Ia kemudian hidup seperti manusia normal hingga menikah dengan bangsawan di Norfolk. Sampai saat
Pertemuan dengan The Green Childern of Woolpit ini terjadi pada abad ke-12. Tepatnya, pada masa pemerintahan Raja Stephen. Saat itu, warga yang tinggal di sebuah desa kecil di daerah Sufflok sedang menggali parit untuk jebakan serigala (Wolfpit). Tiba-tiba pada suatu malam, ada dua orang anak kecil yang merangkak keluar dari parit tersebut.
Anehnya, anak laki-laki dan perempuan tersebut berbicara menggunakan bahasa yang tidak dikenali penduduk setempat. Pakaian yang mereka kenakan pun tampak nggak lazim. Mereka berpakaian seperti manusia dari masa lampau dan terlihat lusuh. Yang paling mencengangkan adalah warna kulit mereka yang seperti lampu hijau berpendar. Sedihnya, mereka berusaha berkomunikasi dengan para warga, tapi tidak ada satu pun yang mengerti. Hal ini membuat kedua anak hijau tersebut sedih.
Akhirnya, makhluk hijau tersebut dibawa ke rumah Sir Richard de Calne. Keduanya dirawat di kediaman tuan tanah tersebut. Setelah hampir setahun berada di sana, salah satu dari Anak Hijau meninggal dunia akibat sakit. Namun, Anak Hijau yang perempuan berhasil bertahan hidup. Konon, seiring usianya bertambah. Warna hijau dalam kulitnya menghilang. Ia kemudian hidup seperti manusia normal hingga menikah dengan bangsawan di Norfolk. Sampai saat
ini, sejumlah orang percaya pemegang gelar kebangsawanan Inggris sekarang masih keturunan Anak-Anak Hijau
http://www.gadis.co.id/gaul/ngobrol/anakanak.hijau.woolpit/001/007/702
0 komentar:
Posting Komentar