Jumat, 07 Februari 2014

Struktur Sistem Pendidikan Korea Selatan

Sistem pendidikan di Korea Selatan menggunakan umur, bukan lewat pengetahuan, nilai, ataupun tes. Selain dilihat dari faktor umur (usia), faktor bulan kelahiran juga menentukan.
Bingung gimana maksudnya yaa??
Jadi gini nih maksudnya:
Contoh :
1238900764205_2
Junpyo dan Jihoo
Junpyo lahir 14 Januari 1994 dan Jihoo 12 April 1994.

Meskipun mereka seumuran, tapi Junpyo harus masuk sekolah terlebih dulu daripada Jihoo karena bulan lahirnya lebih awal dari awal semester I tahun ajaran baru.
Nah, karena Jihoo lahir di bulan April, dia harus masuk sekolah satu tahun dibawah Junpyo (menjadi adik kelasnya Junpyo) dan bergabung dengan anak-anak lainnya yang lahir antara Maret 1994 – Februari 1995.
Da nangkep?? :D
four-seasons
Struktur pendidikan di Korea Selatan berformasi sama dengan yang ada di Indonesia, yakni:
- 6 tahun untuk sekolah dasar (SD)
- 3 tahun untuk sekolah menengah pertama (SMP)
- 3 tahun untuk sekolah menengah atas (SMA)
- dan (meneruskan) universitas
Sedangkan untuk tahun pelajaran di bagi menjadi dua semester :
- Semester I : awal Maret – pertengahan Juli
- Liburan musim panas : pertengahan Juli – akhir Agustus
- Semester II : akhir Agustus – pertengahan Februari
- Liburan musim dingin : akhir Desember – awal Februari
- Ujian semester II dan kelulusan : awal Februari – pertengahan Februari (satu minggu)
- Liburan pendek : pertengahan Februari – awal Maret

Taman Kanak-kanak (TK)

halloween.13350213_std
Di Korea Selatan, TK bukanlah program publik / formal tetapi merupakan lembaga swasta yang mengajarkan bahasa Korea dan Inggris.
Usia anak-anak yang memasuki TK berkisar antara 3-7 tahun. Nah, di TK ini satu kelas bisa berisi anak-anak dengan rentang umur yang berbeda (4 tahun).

Sekolah Dasar (Chodeunghakgyo)

South-Korean-school-children
Sekolah dasar terdiri dari kelas 1 – 6 dengan rentan usia 7 – 13 tahun. Siswa kelas 1 dan 2 mempelajari bahasa Korea, matematika, sains, ilmu sosial, seni, dan bahasa Inggris, sedangkan kelas 3 hingga 6 ditambah PE, pendidikan moral, seni praktis, dan musik.
Biasanya, guru kelas (wali kelas) yang mengajar sebagian besar mata pelajaran, kecuali bahasa asing dan olahraga.
Mereka yang ingin menjadi seorang guru sekolah dasar harus memiliki kemampuan utama dalam pendidikan dasar, yang secara khusus dirancang untuk menumbuhkan guru sekolah dasar. Di Korea, sebagian besar guru SD bekerja untuk sekolah dasar negeri.
http://konsultanpendidikan.com/2013/07/22/mengenal-lebih-dalam-tentang-negeri-ginseng-sistem-pendidikan-korea-selatan-part-1/

0 komentar:

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates